3 Cara Biar Anggaran Kamu Nggak Kendor

Semua Orang Suka Diskon, Tapi…

Siapa sih yang nggak suka promo?
Dulu orang tua kita gunting kupon dari koran, sekarang kita scroll marketplace buat cari flash sale dan voucher cashback.
Nggak ada salahnya kok, asal penawaran yang kamu incar itu kebutuhan, bukan cuma keinginan.

Bedain Dulu: Butuh vs Pengen

Kebutuhan = hal yang kamu nggak bisa hidup tanpanya: makanan, listrik, transport.
Keinginan = hal yang kamu pengen punya, tapi nggak wajib: sepatu baru, skin care tambahan, langganan Netflix ke-3.


Kalau kamu fokus cari promo buat kebutuhan, itu artinya kamu lagi bantu anggaranmu tetap sehat β€” bukan pelit, tapi smart spender.

Hemat Saat Belanja

Mau hemat tapi tetap waras? Bisa banget.
Pilih supermarket atau e-commerce yang sering kasih promo buat barang yang kamu beli rutin.


Contohnya di Indonesia, kamu bisa pakai aplikasi seperti Tokopedia dan Shopee buat lihat harga termurah barang kebutuhan rumah tangga.


Sekarang banyak banget barang kayak minyak goreng, beras, detergen, dan kebutuhan dapur lain yang harganya bisa berbeda jauh antar toko β€” makanya penting buat cek dulu sebelum beli.

Intinya: jangan buru-buru checkout β€” bandingin dulu, biar nggak rugi! πŸ›’πŸ’Έ

Coba Tanya Diri Sendiri: Ke Mana Uangmu Pergi?

Kadang uang bocor bukan karena kurang gaji, tapi karena kita nggak sadar ke mana perginya.


Langganan majalah tapi nggak dibaca? Kuota data boros buat nonton YouTube di bus padahal ada Wi-Fi kantor?


Kecil sih, tapi kalau dikumpulin tiap bulan β€” wow, jumlahnya bisa bikin kaget πŸ˜…

Kuncinya: Sadar & Teliti

Nggak peduli seberapa besar penghasilanmu, kalau pengelolaannya asal, hasilnya tetap sama: bocor.


Coba deh, tiap beberapa bulan audit pengeluaran kamu.
Lihat tagihan, cari langganan yang udah nggak kepakai, dan potong yang nggak perlu.


Kadang hal sederhana kayak gini bisa nyelametin ratusan ribu tiap bulan.

Tantang Orang Lain!

Bikin dan nurutin anggaran bisa terasa membosankan.
Tapi coba ajak temen atau pasangan buat ikutan β€” biar seru!


Kalian bisa saling nyemangatin buat nggak impulsif, atau saling adu siapa yang paling disiplin.
Lama-lama, kamu bakal ngerasa budgeting itu bukan beban, tapi game seru yang ngasih reward di masa depan.

Semakin Lama, Semakin Mudah

Di awal mungkin terasa susah, tapi makin lama kamu jalanin, makin ringan rasanya.
Kamu bakal terbiasa mikir dulu sebelum belanja, dan ngerasa puas liat tabungan tumbuh.
Itu tanda kamu udah upgrade mindset β€” dari β€œasal punya uang” jadi β€œpintar ngatur uang.”

Anggaran = Gaya Hidup, Bukan Hukuman

Ingat, bikin anggaran bukan berarti kamu nggak boleh menikmati hidup.
Ini soal jadi pintar dengan uang kamu.
Budgeting adalah perjalanan seumur hidup, bukan hukuman dari dunia dewasa.
Dan yang paling penting β€” nggak pernah ada kata terlambat buat mulai.

Cara Cepat Mulai Bikin Anggaran

  1. πŸ’Ό Hitung pendapatan pasti tiap bulan. Fokus ke gaji tetap, bukan bonus musiman.

  2. πŸ’° Sisihkan minimal 20% buat tabungan & dana darurat (3–6 bulan pengeluaran).

  3. 🧾 Catat semua pengeluaran. Dari utang, transport, listrik, sampai uang saku.

  4. 🧘 Disiplin tapi fleksibel. Anggaran itu panduan, bukan penjara.

  5. πŸ”„ Tinjau rutin. Gaji, tanggungan, dan gaya hidup bisa berubah β€” pastikan anggaranmu ikut menyesuaikan.

Intinya: Jadi Pintar dengan Uangmu

Budgeting itu soal kendali, bukan sekadar angka di spreadsheet.
Selama kamu tahu ke mana uangmu pergi dan punya tujuan jelas, kamu udah satu langkah lebih maju dari kebanyakan orang.
Jadi jangan tunggu nanti β€” mulai aja hari ini, selangkah demi selangkah πŸ’ͺ

Yuk, tantang diri kamu (atau temen kamu) buat #BudgetChallenge30Hari.

Catat semua pengeluaran, review tiap minggu, dan liat gimana kecil-kecil jadi bukit πŸ’Έ

Subscribe to our newsletter!